Do(S)A, Miniseri Agresi Kerja Sama Tiga Negeri

Kita tahu Hollywood tengah memasuki masa keemasan dalam industri televisi, di mana banyak sekali serial berkualitas dengan bermacam-macam genre telah diproduksi. Saya dan mungkin banyak dari anda bertanya-tanya, kapan negeri kita menghasilkan karya serupa? Sebuah serial dengan production value mumpuni yang mengusung tema berbeda alih-alih sekedar romansa konyol menyerupai kerap dikesploitasi layar kaca.

Sambut Do(s)a, miniseri original produksi Tribe, yang merupakan bab dari KolaboraSEA, yaitu kerja sama negara-negara Asia Tenggara yang siap menjawab kehausan kita akan serial berkualitas negeri sendiri. Untuk Do(s)a sendiri, negara yangb berkolaborasi ialah Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Ifa Isfansyah (Sang Penari, Garuda di Dadaku) bertindak selaku sutradara,sementara naskahnya ditangani oleh Salman Aristo (Laskar Pelangi, Mencari Hilal, Ayat-Ayat Cinta). Jajaran pemainnya sendiri menggabungkan bakat dari ketiga negara di atas, yaitu Ashraf Sinclair, Remy Ishak, Datuk M. Nasir (Malaysia), Roy Marten, Reuben Elishama, Hannah Al Rashid, Maudy Koesnaedi (Indonesia), Danielle Sya, dan Shenty Feliziana (Singapura).

Menggabungkan elemen action dan kriminal seputar mafia, Do(s)a bercerita mengenai tiga bersaudara asal Malaysia, Fuad (Ashraf Sinclair), Farid (Remy Ishak), dan Fahad (Hisham Hamid) yang berusaha menyelamatkan saudara mereka, Fara (Shenty Feliziana), yang kabur ke Jakarta guna mengejar seorang anak jalanan asal Jakarta berjulukan Arian (Reuben Elishama). Arian sendiri ialah anak jalanan asal Jakarta yang sebelumnya tiba ke Kuala Lumpur untuk meminta dukungan ayah para bersaudara tersebut, Latif (Datuk M. Nasir), yang merupakan bos durjana dari Gerbang Utara. Di Jakarta, mereka justru terjebak di tengah pertikaian antara durjana setempat.

Gelaran agresi bakal mengiringi usaha tiga bersaudara itu, dan demi menghasilkan laga jurus martial arts yang memukau, hadir Cecep Arif Rahman (The Raid 2: Berandal, Star Wars: The Force Awakens) sebagai koreografer laga. Bukan saja bertugas mengarahkan adegan laga, Cecep pun turut ambil bab memerankan salah satu anggota mafia. Kita tahu bagaimana Ifa Isfansyah piawai mengarahkan studi huruf menyerupai ini, begitu pula Salman Aristo yang populer lewat penulisan drama mendalam. Kita pun tahu betul Cecep Arif Rahman selalu piawai mengkreasi parade agresi seru berbalut jurus-jurus memukau.

Kolaborasi kelas wahid ini sanggup disaksikan secara streaming di aplikasi Tribe yang sanggup diunduh secara gratis lewat  Google Play dengan cara meng-klik link ini. Jangan khawatir bakal boros kuota, alasannya ialah streaming di Tribe sanggup dilakukan tanpa kuota alias GRATIS bagi pengguna Telkomsel yang menggunakan paket VideoMAX. Serial dalam negeri dengan tema serupa ditambah penggarapan berkualitas masih jarang kita temui, jadi pastikan tidak melewatkan Do(s)a. Supaya lebih meyakinkan, simak dulu trailer dari Do(s)a the Series berikut ini.


Untuk isu lebih lanjut, sanggup kunjungi akun-akun media umum Tribe di bawah ini:
Facebook   : facebook.com/tribe.id
Twitter      : twitter.com/TRIBE_ID

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Do(S)A, Miniseri Agresi Kerja Sama Tiga Negeri"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel